Cari Blog Ini

Sabtu, 09 Juli 2011

Sembuh dari Autis

TESTIMONI PENANGANAN AUTIS DENGAN TAHITIAN NONI JUICE OLEH OEMY LESTARI

AUTIS Hiperaktif berkurang, konsentrasi terasah Gorbachev atau yang sering dipanggil Gorby, 10 tahun, mengidap autis. Putra Oemy Lestari itu hiperaktif dan sulit berkonsentrasi, mudah marah serta sulit tidur. Beruntung Oemy diperkenalkan Tahitian Noni Juice oleh seorang rekannya. Baru mengkonsumsi di botol pertama. Intensitas hiperaktif Gorby berkurang. Beranjak ke botol kedua, konsentrasi mulai terasah.

Pada dasarnya Gorby adalah anak yang cerdas. Di sekolah dia selalu mengerti penjelasan guru, Tapi sejauh hal itu disampaikan secara lisan. Sayangnya bila ujian tertulis Gorby akan menjadi peserta yang tidak pernah mengerjakan sampai tuntas karena konsentrasinya masih belum focus benar. Sejak mengonsumsi Tahitian Noni Juice, kemajuan behavior Gorby semakin hari semakin membaik. Gorby yang sulit tidur, bahkan biasanya dia jarang tidur siang, kini waktu tidurnya mulai teratur. Atas kemajuan itu, Oemy sangat mensyukurinya. “Terima kasih kepada Tuhan yang telah mengutus Tahitian Noni Juice sebagai obat mujarab bagi Gorby,” katanya. Walau belum sepenuhnya sembuh, tapi setidaknya bisa mengurangi penderitaan Gorby.



EMOSI LEBIH MUDAH DIKONTROL | ARADEA

Konsentrasinya mulai teratur dan dia mulai fokus dalam menyerap pelajaran disekolahnya. Bahkan kini Ara, sapaan untuk Aradea, 12 tahun sudah mulai merasakan pubertas terhadap lawan jenisnya. Perkembangan itulah yang kini dirasakan Ara yang menderita Autis sejak usianya 2,2 tahun. ‘Dia ngefans dengan kecantikan Laudya Chintya Bella’ cerita Rizka Chandra Dewi, ibunda Ara, 41 tahun.

Putra pertama Rizka itu mengalami kesulitan dalam berkomunikasi secaa verbal. Sudah berbagai macam cara dilakukan untuk membuatnya kembali normal, namun Allah SWT berkehendak lain. Selama hampir 10 tahun Rizka berusaha agar Ara berperilaku layaknya anak pada umumnya.

Awalnya Ara adalah bayi yang lucu dan sehat, tidak ada tanda-tanda negatif. Sampai usia hampir setahun, Ara tak jua mengeluarkan suar. Rizka sempat khawatir dengan keadaanya. “Gejala itulah yang akhirnya membuat Ara diperiksakan secara medis dan dokter mendiagnosa bahwa Ara mengidap Autis,” kata Rizka.

Sejak itu Ara menjalani berbagai terapi, mulai dari terapi bicara, juga perilaku sensorik, karena motorik halus dan kasarnya terganggu. Sampai akhirnya Rizka mencoba Tahitian Noni Juice sebagai tambahan Terapi Autis yang ditawarkan kakaknya. “Tujuan awal saya adalah untuk menjaga stamina dan imunitas Ara, karena ia banyak aktivitas, terlebih di sekolah,” ungkap Rizka.

Tanpa diduga, baru 4 hari mengonsumsi Tahitian Noni Juice, emosi Ara tidak seperti biasanya. Ara semakin mudah dikontrol. “Hal ini membuat saya bahagia,” cerita Rizka dengan senang. Bahkan Ara semakin fokus terhadap hal-hal yang ia tangkap seperti bermain piano dan untuk urusan fotografi. “Ara suka motret, terlebih pemandangan alam,” tambah Rizka. Tak ada syukur yang lebih tinggi selain Allah SWT yang telah mengubah kehendakNya.




Informasi dan pemesanan hubungi :
 
Liliana  08174723521

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blog yang berisi berbagai macam berita dan artikel menarik buat tempat nongkrong