Cari Blog Ini

Minggu, 10 Juli 2011

Sembuh dari Kelenjar Getah Bening

GEJALA KANKER KELENJAR GETAH BENING DAN PENANGANANNYA MENGGUNAKAN TAHITIAN NONI JUICE

Waspadai Benjolan Di Leher Pertanda Awal Kanker Kelenjar Getah Bening

Limfoma adalah kanker yang tumbuh akibat mutasi sel limfosit (sejenis sel darah putih) yang sebelumnya normal, seperti halnya limfosit normal, limfosit ganas dapat tumbuh pada bebagai organ dalam tubuh termasuk kelenjar getah bening, limpa, sumsum tulang, darah ataupun organ lain.

Ada dua jenis kanker sistem limfotik yaitu penyakit hodgkin dan limfoma non-hodgkin (NHL). Kanker kelanjar getah bening atau limfoma adalah sekelompok penyakit keganasan yang bekaitan dan mengenai sistem limfatik. Sistem limfatik merupakan bagian penting dari sistem kekebalan tubuh yang membentuk pertahanan alamiah tubuh melawan infeksi dan kanker.

Cairan limfatik adalah cairan putih menyerupai susu yang mengandung protein lemak dan limfosit yang semuanya mengalir ke seluruh tubuh lewat pembuluh limfatik. Ada dua macam sel limfosit yaitu sel B dan T. Sel B berfungsi membantu melindungi tubuh melawan bakteri dengan membuat antibodi yang memusnahkan bakteri. Gejala dan penyakit kanker kelenjar getah bening meliputi pembengkakan kelenjar getah bening pada leher, ketiak atau pangkal paha.

Pembengkakan kelenjar tadi dapat dimulai dengan gejala penurunan berat badan secara gratis, rasa lelah yang terus menerus, batuk-batuk dan sesak napas, gatal-gatal, demam tanpa sebab dan berkeringat malam hari.

Seringkali penderita tidak menunjukkan gejala khas hanya memiliki semacam benjolan atau pembengkakan kelenjar getah bening pada leher. Karena tidak ada keluhan khas banyak pasien baru berobat saat masuk stadium lanjut sehingga sel kanker sudah menyebar dan sulit diangkat dengan operasi.

WHO memperkirakan sekitar 1,5 juta orang di dunia saat ini hidup dengan NHL dan 300 ribu orang meninggal karena penyakit ini tiap tahun. Sekitar 55 persen dari NHL tipenya agresif dan tumbuh cepat.

NHL merupakan kanker tercepat ketiga pertumbuhannya setelah kanker kulit dan paru-paru. Angka kejadian NHL meningkat 80 persen dibandingkan tahun 1970-an. Setiap tahun angka kejadian penyakit ini meningkat 3-7 pesen. NHL banyak terjadi pada orang dewasa dengan angka tertinggi pada rentang usia 45-60 tahun.

Makin tua usia makin tinggi risiko terkena limfoma karena daya tahan tubuhnya menurun. Hingga kini penyebab limfoma belum diketahui secara pasti. Ada empat kemungkinan penyebabnya yaitu faktor keturunan, kelainan sistem kekebalan, infeksi virus atau bakteri dan toksin lingkungan (herbisida, pengawet, pewarna kimia). Penyebabnya multifaktor.

Terdapat lebih dari 30 subtipe NHL (90 persen dari jenis sel B) yang dapat diklasifikasikan dengan pertimbangan beberapa faktor, penampakan di bawah mikroskop, ukuran, kecepatan tumbuh dan organ yang kena.

Limfoma indolen (derajat rendah) tumbuh lambat sehingga diagnostik awal lebih sulit. Pasien dapat bertahan hidup selama bertahun-tahun tetapi belum ada pengobatan yang menyembuhkan. Pasien biasanya memberi respon baik pada terapi awal, tetapi sangat mungkin kambuh lagi. Penderita limfoma indolen bisa mendapat terapi hingga enam kali sepanjang hidup, tetapi makin lama responnya menurun.

Limfoma agresif (derajat keganasan tinggi) cepat tumbuh dan menyebar. Jika dibiarkan tanpa pengobatan dapat mematikan dalam enam bulan. Angka harapan hidup rata-rata lima tahun dan 30-40 persen sembuh. Pasien yang terdiagnosa dini langsung diobati lebih mungkin meraih risiko sempurna dan jarang kambuh, karena ada proteksi kesembuhan, biasanya pengobatan lebih agresif.

Prof Karmel L Tambunan Ahli Hematologi-Onkologi.

Sumber :

Referensi Tahitian Noni
Tahitian Noni Juice memiliki beberapa bukti patent penanganan kanker khususnya : Kanker Payudara dan Kanker Usus, walaupun tidak menutup kemungkinan bahwa Tahitian Noni Juice juga digunakan untuk menangani berbagai jenis lain dari kanker, tumor, dan kista. Testimoni kesembuhan beberapa rekan kami terdapat pada bagian lain blog ini - Obat Kanker.


TESTIMONI KESEMBUHAN SANDRA

KECERIAAN MENYERUAK dari raut wajah seorang bocah yang hampir selama 4 tahun hidup dengan kegetiran menghadapi penyakit yang mengerikan. Dia adalah Sandra, anak dari Renie D. Garnadi.

Demam berkepanjangan menjadi awal dari penyakit yang di derita oleh Sandra. Hasil laboratorium tidak mengindikasikan Sandra terkena lupus, sedangkan untuk leukemia, Renie tidak sempat memeriksakannya. Setelah 10 bulan perawatan, kondisi Sandra membaik. Tetapi pada 15 Mei 2006, Sandra jatuh sakit lagi. Diawali dengan flu lalu demam yang berkepanjangan, hingga anemia [HB mencapai 5,9], leukosit tinggi dan berbagai gejala tidak normal lainnya, membuat Sandra harus dirawat di rumah sakit selama 10 hari dan menjalani transfusi darah karena anemia nya yang sudah kronis.

Diagnosa rumah sakit juga menyatakan adanya pembengkakan jantung akibat anemia kronis tersebut. Derita yang dialami Sandra, membuat gadis kecil ini tidak bisa jalan. Dokter menyarankan Sandra untuk dibawa ke ahli tulang anak untuk fisioterapi. Sandra juga diperiksa dengan CT Scan di bagian thorax dan abdomen serta biopsi. Dari pemeriksaan diketahui bahwa Sandra menderita leukemia dan kelenjar getah bening atau limfoma malignum stadium 4. Jaalan satu-satunya adalah operasi mengangkat tumor, kemoterapi, dan radiasi.

Karena kendala faktor fisik dan psikis, Renie mencari pengobatan alternatif non medis. Ia bertemu Tahitian Noni Juice dan Sandra mulai mengonsumsi Tahitian Noni Juice 20 Juni 2006. 4 bulan kemudian Sandra sudah bisa duduk. Panas tubuhnya menurun. Nafsu makannya meningkat. Perubahan kesehatan Sandra sangat drastis, sehingga akhirnya si kecil itu dapat berlari ceria semenjak Februari 2007 lalu.

"Hatiku menangis haru, sambil berucap syukur atas kesembuhan yang diberikan ALLAH SWT melaluiTahitian Noni Juice," Kata Renie.

TESTIMONI KESEMBUHAN ANANG BUDI PRASETYO

KESEHATAN memang mahal harganya. Tapi mahal bukan selalu yang terbaik. Benjolangetah bening yang diderita dileher semenjak Mei 2006, ternyata berangsur-angsur menghilang hanya dengan mengonsumsi Tahitian Noni Juice 2x15cc secara teratur dalam 3 bulan.

Munculnya benjolan dileher, mendorongnya untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Dokter menganalisa Anang menderita getah bening, sehingga jalan satu-satunya adalah dengan operasi. "Demi kesembuhan, walau dengan berat hati akhirnya operasi itu harus saya jalani," tukas ayah dua anak ini.

Pasca operasi ternyata menimbulkan masalah baru bagi Anang. Bekas jahitan yang ada dileher ternyata membuatnya tidak bebas untuk menggerakkan kepalanya. Parahnya lagi, setelah kurun waktu 7 hingga 8 bulan, benjolan itu timbul kembali. Bahkan 2 benjolan sekaligus.

Hasil pengobatan medis yang tidak sempurna membuat Anang kecewa. Rasa antipati terhadap pengobatan medis sudah tumbuh mengakar dalam dirinya. Sampai ia hanya ingin menjalani pengobatan alternatif saja.

Tepat February 2007 lalu, Anang mulai mengonsumsi Tahitian Noni Juice secara teratur. hasilnya benjolan dilehernya mulai mengecil pada bulan pertama. bahkan bekas jahitan pada sisa operasi dulu tidak lagi membatasi gerak lehernya. Di bulan ketiga, tepatnya April 2007 kedua benjolan lenyap tanpa bekas.

Walau antipati terhadap langkah medis, Anang tetap menyarankan langkah itu tidak diabaikan, karena medis menjadi pintu masuk untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab penyakit yang kita derita. Solusinya jalani dengan keikhlasan dan kesabaran tanpa mengurangi ikhtiar secara medis dan alternatif.





Informasi dan pemesanan hubungi :
 
Liliana  08174723521

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blog yang berisi berbagai macam berita dan artikel menarik buat tempat nongkrong